MEDIA CENTER 0902/BRU – Suara mesin alat berat berpadu dengan semangat gotong royong mewarnai pengerjaan Jembatan Perintis Garuda. Personel Koramil 07/Talisayan jajaran Kodim 0902/Berau bersama warga bahu-membahu mempercepat proses pemasangan tiang pancang dari kayu ulin demi mewujudkan akses penghubung yang lebih baik bagi masyarakat perkampungan. Selasa (27/10/2026) pagi.
Di tengah suasana jalan usaha tani Kampung Campursari, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, para personel Babinsa Koramil 0902-07/Talisayan dan warga tampak bekerja bersama menyiapkan adukan semen, merangkai besi, dan memotong kayu ulin pada bagian konstruksi bawah jembatan. Setiap pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat, mencerminkan kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah binaan.
Danramil 0902-07/Talisayan, Kapten Inf Faisol, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya memperkuat budaya gotong royong.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin kehadiran Babinsa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui gotong royong, kami berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan jembatan ini nantinya memberikan manfaat bagi aktivitas warga,” ungkap Danramil.
Bagi warga, pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan harapan akan akses yang lebih mudah dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta mengangkut hasil panen dari kebun. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pengerjaan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bersama, berbagai pekerjaan yang membutuhkan tenaga dan kekompakan dapat diselesaikan secara bertahap dengan semangat saling membantu.