Kutai Barat – Tim Mabes TNI mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan penyuluhan yang digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kampung, adat, di antaranya Kolonel Fajar Gunawan selaku Mentor, Mayor Inf Arman Jaya selaku Penyuluh, Danramil 0912-12/Melak Lettu Inf Muh Wahyudi, perwakilan Kodim 0912/Kbr, Sekcam Melak Martoyosan, S.H., M.Si., M.T., serta perwakilan Polsek, Airud, Brimob, TNI AU, Satpol PP, KPH MMB, pemerintah kampung/kelurahan, dan perusahaan seperti PT TSA, PT KSD, PT MKI, dan PT KAM.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat dan para pemangku kepentingan diberikan pemahaman mengenai bahaya serta dampak Karhutla, sekaligus langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran sejak dini. Peserta juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.
Kolonel Fajar Gunawan mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, perusahaan dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah terjadinya Karhutla.
“Pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” ujar Kolonel Fajar.
Sementara itu, Danramil 0912-12/Melak Lettu Inf Muh Wahyudi menambahkan bahwa jajaran TNI akan terus mengedepankan langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mengantisipasi Karhutla di wilayah Kecamatan Melak.
“Kami akan terus mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Apabila ditemukan titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pemberian bingkisan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat semakin meningkat sehingga upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama, terpadu dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat.








