Kutai Barat – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat, Babinsa Koramil 0912-07/ Penyinggahan menghadiri kegiatan Lomba Bersih dan Sehat yang dilaksanakan di Kampung Penyinggahan Ulu, Kecamatan Penyinggahan, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (23/4/2026) pukul 08.30 Wita.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kutai Barat, Rahmat, serta tim penilai Pokja IV Kabupaten Kutai Barat yang terdiri dari Ibu Siti Aminah, Ibu Ria Tiana Purba, dan Ibu Deby. Turut hadir pula perwakilan Camat Penyinggahan, Sahrin, Babinsa Koramil 0912-07/ Penyinggahan Koptu Markus VK, Petinggi Kampung Penyinggahan Ulu Kusnadi, Ketua Pokja IV Kampung Penyinggahan Ulu Ibu Astuti, serta seluruh anggota Pokja IV kampung setempat.
Petinggi Kampung Penyinggahan Ulu dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 0912-07/Penyinggahan Koptu Markus VK juga menyampaikan bahwa kegiatan lomba bersih dan sehat ini merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga.
“Kami dari TNI melalui Babinsa akan selalu siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk kebaikan bersama, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujar Koptu Markus.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlangsungan program-program kesehatan lingkungan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, diharapkan Kampung Penyinggahan Ulu dapat menjadi contoh bagi kampung lainnya dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.





