Sempat Viral, Orangutan Bengalon Kini Diamankan BKSDA di Makoramil

Militer13 Dilihat

Sempat viral di jagat maya, orangutan Bengalon kini diamankan BKSDA di Makoramil 0909-06/Bgl. Tepatnya di Jalan Simpang Perdau, RT 7, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kaltim, Senin (14/3/2022).

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu orangutan yang diamankan tersebut, tampak sedang menyebrang ke jalan raya. Penampakan itu kemudian direkam dengan kamera amatir, hingga viral di media sosial. Namun terakhir, ia kembali muncul di sekitar kantor Makoramil, sehingga akhirnya diamankan.

Danramil 0909-06/Bgl Kapten Inf Sajani Lumban Toruan menerangkan orangutan tersebut sudah beberapa kali menampakan diri di sekitar Makoramil. Tujuanya keluar, adalah untuk mengambil buah yang kebetulan pohonnya berada di daerah itu.

“Dulu sempat viral di medsos itu videonya sedang menyebrang jalan. Waktu itu mau ngambil rambutan, nah beberapa kali sempat muncul. Terakhir kemarin lusa muncul lagi dan menuju pohon pepaya yang ada disamping kantor,” jelasnya saat dimintai konfirmasi oleh halokaltim via seluler, Rabu (16/3/2022).

Karena orangutan merupakan hewan yang dilindungi, akhirnya Kapten Sanjani menghubungi pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim. Sanjani khawatir terjadi sesuatu dengan Orang Utan itu, mengingat disitu adalah jalan poros dan banyak kendaraan lalu lalang dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: BPBD Salurkan Bantuan Motor Patroli ke Sejumlah Polsek dan Koramil di Kutim

Tim BKSDA Kaltim, yakni Witono, Rido dan Ahmad Rifai yang kebetulan berada di jalan Poros Muara Wahau, langsung menuju TKP setelah menerima laporan Danramil. Dibantu drh. Flora dan saudara Candra dari LSM CAN/Conservation Action Network, serta Ibnu & Ashari dari LSM COP/Centre for Orangutan Protection tiba di Makoramil untuk melakukan pengamanan.

“Orang Utan diamankan dengan cara tembak bius dari Tim BKSDA. Kemudian dievakuasi dan di cek ulang kesehatannya oleh drh. Flora (Dokter hewan), setelah dinyatakan sehat, tim BKSDA membawanya ke hutan konservasi OU PT KPC Pinang Dum di Kecamatan Rantau Pulung,” ucapnya.

Danramil kemudian menyampaikan laporan pengamanan Orang Utan jantan yang diperkirakan berusia 10 tahun tersebut ke Kodim 0909/KTM.

Baca juga: Balikpapan Diterjang Banjir di Sejumlah Titik

“Selama kegiatan berjalan aman dan lancar. Demikian dilaporkan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena menjaga kondisi Orang Utan agar tidak terluka,” Danramil Kapten Inf Sajani Lumban Toruan melaporkan.