MEDIA CENTER 0902/BRU– Komandan Kodim 0902/Bru Letkol Inf. Muhammad Faisal Idris,S.I.P bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Berau melaksanakan peninjauan langsung ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampung Merancang Ilir serta Posko Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Utara di Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung Tabur, pada Sabtu (29/8/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen dan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih mengintai sejumlah wilayah di Berau di tengah musim kemarau. Peninjauan bertujuan untuk memastikan kesiapan penuh personel serta kelayakan sarana dan prasarana penanggulangan bencana karhutla di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim 0902/Berau beserta unsur Forkopimda mengecek kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, meninjau langsung kondisi di lapangan, serta memastikan kesiapsiagaan personel di posko. Dandim 0902/Berau Letkol Inf. Muhammad Faisal Idris menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan dengan tindakan nyata dan kehadiran langsung di lapangan.
“Kita harus turun langsung ke lapangan, tidak hanya ngoceh di belakang meja. Nyata kerja di lapangan,” tegas Dandim. Ia juga memastikan seluruh jajaran TNI di wilayah Berau, termasuk personel di masing-masing Komando Rayon Militer (Koramil), dikerahkan sesuai kondisi di wilayahnya dan terus berkoordinasi dengan kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur terkait lainnya.
Peninjauan ini juga merupakan upaya penguatan kolaborasi lintas sektor yang terus digalakkan Pemkab Berau bersama Forkopimda dalam menghadapi ancaman karhutla. Sebelumnya, jajaran Forkopimda Kabupaten Berau juga telah melakukan peninjauan di sejumlah lokasi karhutla lainnya, termasuk di Km 9 Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur.
Melalui peninjauan dan koordinasi terpadu ini, diharapkan upaya pencegahan, penanganan cepat, dan deteksi dini dapat diperkuat guna meminimalkan risiko meluasnya kebakaran yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan serta masyarakat.








