Pererat Silaturahmi TNI Dan Masyarakat, Kodim 0913/PPU Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026

Militer18 Dilihat

PENAJAM (http://korem091tniad.com/kodim0913/),- Kodim 0913/PPU menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan pertandingan Sepak Bola Piala Dunia 2026 antara Brasil melawan Haiti bersama masyarakat sekitar Makodim yang bertempat di Aula Sakawira Kartika Makodim 0913/PPU Jl Prov KM 09 Nipah-nipah Kec Penajam Kab PPU.Sabtu (20/6/2026).

Komandan Kodim 0913/PPU, Letkol Inf Fandy Satria Dwi Wahyuono, S.Hub.,Int  melalui Pasiintel Kodim 0913/PPU Kapten Inf Mesran, mengatakan bahwa kegiatan nobar dan kali ini yang bertanding Brasil melawan Haiti dan diselenggarakan merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat. Nobar tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kapten Inf Mesran.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias dan menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat melalui momentum olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan.Selain adik-adik Pramuka Sakawira Kartika juga warga sekitar Makodim yang hadir tampak menikmati jalannya pertandingan dengan suasana penuh keakraban.

Oleh karena itu, momentum Piala Dunia dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta meningkatkan kedekatan antara TNI dan rakyat. “Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, komunikasi yang baik antara Kodim 0913/PPU dan masyarakat dapat terus terjalin.

TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pembinaan teritorial, tetapi juga melalui kegiatan-kegiatan yang membangun kebersamaan dan memperkuat persatuan,” tambahnya.

Momentum olahraga internasional seperti Piala Dunia menjadi salah satu sarana efektif untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Her/pendim)