PENAJAM (http://kodim0913.korem091tniad.com/),- Mewakili Komandan Kodim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi ,Pasipers Kodim 0913/PPU Kapten Inf Agus Riyanto S.Sos menghadiri upacara Peringati Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 79 tahun dan Hari Guru Nasional (HGN) yang bertempat di Lapangan Pemkab PPU Jln Prov KM 09 Nipah-Nipah Kec Penajam Kab PPU.Senin (25/11/2024)

PJ Bupati PPU, Dr.Muh Zainal Arifin,S Hut, M.Si dalam sambutannya mengharapkan pemerintahan yang baru laju peningkatan kualitas pendidikan dan menghaturkan terima kasih khususnya Pemerintah RI yang telah menghargai perjuangan para pendidik-guru dan dosen, pendidik nonformal, dan tenaga kependidikan.
“25 November 2024 kita kembali mengenang sejarah 79 tahun lalu, tepat seratus hari setelah proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 25 November 1945,” kata Zainal.
PGRI hadir sebagai wadah perjuangan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, serta berkhidmat pada negara dalam memajukan pendidikan nasional.
Ia mengungkapkan bahwa PGRI menaruh harapan besar kepada pemerintahan yang baru untuk dapat mempercepat laju peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pendidikan yang berkualitas akan terwujud manakala guru sebagai aktor utama pendidikan mendapat perhatian serius dalam hal peningkatan kesejahteraan, peningkatan kompetensi, dan perlindungan hukum bagi guru.
Momen HUT PGRI dan HGN izinkan PGRI mengusulkan dan memohon agar pemerintah bersama DPR menyusun Undang-Undang Perlindungan Guru. “Undang-Undang ini dimaksudkan untuk melindungi dunia pendidikan, melindungi guru, siswa, tenaga kependidikan agar terbebas dari kekerasan,” terangnya.

Kemudian Zainal juga mengungkapkan bahwa PGRI sebagai organisasi profesi menjadi kekuatan moral intelektual para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan peningkatan harkat martabat anggotanya.
leh karena itu, PGRI menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, pendidik, honorer, negeri-swasta, dalam binaan kementerian pendidikan maupun kementerian agama, dan tenaga pendidikan. Berkat dedikasi mereka, proses pembelajaran dan pendidikan tetap berlangsung dalam berbagai keadaan.
“Kami mohon para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai rekan sejawat bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, menjadi contoh dalam pendidikan karakter dan PGRI juga mengajak para guru untuk melakukan transformasi pembelajaran, pertumbuhan mindset, terus belajar, berkarya, kreatif, inovatif, dan saling berbagi pengetahuan, sikap serta keterampilan,” tutup Zainal.
(Her/pendim)





