PENAJAM (http://kodim0913.korem091tniad.com/),- Babinsa Kelurahan Tanjung Tengah Koramil 01/Penajam Sertu Heri bersama warga RT 04 dan RT 03 Kelurahan Tanjung Tengah Kec Penajam Kab PPU, melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan parit, Minggu(06/7/2025).

Dalam aksi gotong royong tersebut selain warga RT 03 dan RT 04 juga di hadiri oleh Camat Penajam Dahlan dan Lurah Tanjung Tengah Azis Wanto beserta Kasi PPSDA Andi Fahrul.
Di lokasi kegiatan Camat Penajam Dahlan mengatakan pembersihan parit merupakan langkah penting untuk mengembalikan fungsi saluran air yang selama ini terganggu akibat penyumbatan oleh rerumputan dan sedimen.
“Parit adalah saluran utama untuk mengalirkan air hujan. Bila tersumbat, air tidak mengalir dan banjir akan terjadi. Kami akan menindaklanjuti dengan menurunkan excavator melalui UPT Dinas Pekerjaan Umum untuk normalisasi,” kata Dahlan.

Lurah Tanjung Tengah, Azis Wanto, menyebut kegiatan gotong royong ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.
Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat RT 04 yang secara sukarela membersihkan saluran air.
“Gotong royong seperti ini adalah cerminan kesadaran masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, ini juga memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.
Ketua RT 04, Sadiah, mengungkapkan bahwa inisiatif ini muncul dari keluhan warga yang terdampak banjir akibat parit tersumbat.
“Warga sudah resah karena air hujan tidak mengalir dan malah masuk ke kebun serta rumah. Kami sepakat untuk bersama-sama membersihkannya,” ucapnya.

Kegiatan ini juga melibatkan aparat TNI. Babinsa Kelurahan Tanjung Tengah, Sersan Satu Heri, turut hadir di lokasi dan membantu langsung warga dalam proses pembersihan. Kehadiran aparat TNI mendapat sambutan positif dari warga.
“Kami mendukung penuh kegiatan masyarakat seperti ini. Lingkungan yang bersih dan saluran air yang lancar akan berdampak besar pada kesehatan dan kenyamanan warga,” ujar Heri.
Sejumlah titik parit yang semula tersumbat kini sudah mulai mengalirkan air kembali.
Pemerintah Kecamatan berharap kegiatan serupa dapat menjadi rutinitas di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana berbasis masyarakat.
(Her/pendim)





