Dandim 0909/Kutai Timur Anjangsana ke DAD, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Masyarakat Dayak

Militer18 Dilihat

SANGATTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI, Komandan Kodim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zaenal Abidin, S.I.P., M.I.P., melaksanakan anjangsana dan silaturahmi ke Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kutai Timur, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WITA tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua DAD Kutai Timur, Harpandi, di Jalan Dayung, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Anjangsana tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat sinergi antara jajaran TNI, khususnya Kodim 0909/Kutai Timur, dengan tokoh adat dan masyarakat Dayak di Kabupaten Kutai Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DAD Kutai Timur Harpandi, Anggota DPRD Kutai Timur Yosep Udau, Pasi Intel Kodim 0909/KTM Kapten Inf Eko, Pasi Pers Kodim 0909/KTM Kapten Cba Lilik, Ketua Persit KCK Cabang LVI Ny. Fitri Zaenal Abidin beserta pengurus, Sekretaris DAD Kutim Robi, Ketua Adat Dusun Maknyan David Mario, Ketua ADB Kutim Eka Saputra, serta Pengurus PGI Ibu Ina.

Dalam sambutannya, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zaenal Abidin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar DAD dan masyarakat Dayak Kutai Timur.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Kodim 0909/Kutai Timur, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tokoh dan seluruh warga Suku Dayak yang telah berkenan menerima kehadiran kami dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan,” ujar Dandim.

Menurutnya, kegiatan anjangsana tersebut bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi dan memperkuat hubungan kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat.

Sebagai warga baru di wilayah Kutai Timur, Dandim mengaku merasa terhormat dapat diterima dengan baik oleh para tokoh adat dan masyarakat Dayak.

Ia menegaskan bahwa TNI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat. Kekuatan TNI, kata dia, tidak hanya terletak pada personel dan perlengkapan, tetapi juga pada kedekatan, kepercayaan dan hubungan yang baik dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan informasi terkait proses penerimaan prajurit TNI. Ia menjelaskan bahwa penerimaan prajurit dilaksanakan berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan, secara terbuka dan tidak dipungut biaya.

Dandim mengajak para tokoh adat dan orang tua untuk memberikan motivasi kepada generasi muda agar mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik dari aspek fisik, kesehatan, mental, pendidikan maupun administrasi.

“Yang terpenting adalah mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh dan mengikuti seluruh proses sesuai aturan yang telah ditetapkan. Kami berharap putra-putri terbaik dari masyarakat Suku Dayak dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Dandim juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman yang menjadi kekayaan Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, nilai-nilai adat, budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Dayak perlu terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda.

Ia berharap masyarakat Dayak dapat terus menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah Kutai Timur.

“Dengan semangat kebersamaan, saling menghormati dan saling menghargai antarsuku serta antarumat beragama, kita dapat menciptakan suasana yang aman, damai dan harmonis,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DAD Kutai Timur Harpandi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Dandim 0909/Kutai Timur beserta rombongan.

Harpandi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan momentum penting untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan kekeluargaan antara DAD Kutai Timur dengan jajaran TNI.

Ia menjelaskan bahwa DAD merupakan wadah masyarakat Dayak dalam menjaga, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai adat serta budaya Dayak.

Dalam menjalankan perannya, DAD lebih mengedepankan fungsi silaturahmi, komunikasi, fasilitasi dan penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan adat maupun kehidupan sosial masyarakat.

Harpandi juga menegaskan bahwa keberagaman sub-suku, agama dan latar belakang masyarakat Dayak bukan menjadi penghalang untuk tetap bersatu dan hidup berdampingan secara harmonis.

Terkait informasi penerimaan prajurit TNI yang disampaikan Dandim, Harpandi menyambut baik informasi tersebut. Menurutnya, informasi tersebut sangat berarti bagi generasi muda Dayak yang memiliki cita-cita untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI.

“Kami berharap putra-putri Dayak dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya, baik dari segi fisik, kesehatan, mental, pendidikan maupun persyaratan administrasi,” ujar Harpandi.

Ia menegaskan bahwa DAD menghormati seluruh ketentuan dan kebijakan yang ditetapkan institusi TNI. Peran DAD, lanjutnya, adalah memberikan informasi serta mendorong generasi muda Dayak agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses penerimaan sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Harpandi menyampaikan bahwa DAD Kutai Timur saat ini terus melakukan penguatan kelembagaan. Salah satunya melalui pembangunan sekretariat DAD yang diharapkan dapat dirampungkan pada Desember 2026.

Keberadaan sekretariat tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi tempat kegiatan, pertemuan, silaturahmi dan koordinasi keluarga besar masyarakat Dayak di Kutai Timur, sekaligus menjadi ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya.

Harpandi juga menyampaikan bahwa hubungan antara DAD dengan jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Kutai Timur selama ini telah berjalan dengan baik. Ia berharap hubungan tersebut dapat terus

dipertahankan dan ditingkatkan.
“Apabila ke depan terdapat persoalan yang berkaitan dengan masyarakat, kami berharap dapat dikomunikasikan dan diluruskan secara bersama-sama. Kami dari DAD siap membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang baik, mengedepankan komunikasi, musyawarah, serta menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian bingkisan sembako kepada keluarga besar DAD Kutai Timur sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara Dandim 0909/Kutai Timur beserta rombongan dengan Ketua DAD, tokoh adat dan masyarakat Dayak yang hadir.

Anjangsana tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam rangka HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin memperkuat komunikasi, kebersamaan dan hubungan kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat Dayak di Kabupaten Kutai Timur.

Dandim 0909/Kutai Timur bersama jajaran juga terus mendorong terbangunnya sinergi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Kutai Timur.

Kegiatan anjangsana selesai sekitar pukul 17.20 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.