Babinsa Tepian Langsat Hadiri Sosialisasi Pencegahan Karhutla dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Tahun 2026

Militer15 Dilihat

Babinsa Tepian Langsat Hadiri Sosialisasi Pencegahan Karhutla dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Tahun 2026*

Bengalon – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Desa Tepian Langsat Koramil 0909-06/Bengalon Serma Andi M menghadiri kegiatan Sosialisasi Kebijakan dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 serta Simulasi Penanggulangan Kebakaran yang dilaksanakan di Kafe Akar Bambu, RT 05 Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur. Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, dan instansi terkait, di antaranya Ahmad Rasyidi, S.Hut mewakili Camat Bengalon, Hendra Saldi mewakili Kepala Desa Tepian Langsat, Aiptu Nopen selaku Babinkamtibmas, Serma Andi M selaku Babinsa Tepian Langsat, Atim selaku PJ Kepala Desa Persiapan Tepian Budaya, Nanang dari BPBD Kabupaten Kutai Timur, serta Amir yang mewakili PT Bima Palma.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, kemudian sambutan dari perwakilan Camat Bengalon, perwakilan Kepala Desa Tepian Langsat, dan pihak manajemen PT Bima Palma.

Pada sesi pemaparan materi, PT Bima Palma menyampaikan pentingnya menjaga wilayah konservasi, upaya pemulihan kawasan bekas kebakaran, perlindungan terhadap area situs desa yang rawan mengalami kerusakan maupun kebakaran, pelaksanaan patroli rutin, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Selanjutnya, pemateri dari PT KNC menjelaskan sistem penanganan Karhutla, dampak kebakaran terhadap kesehatan, kondisi sosial, serta perekonomian masyarakat.

Selain itu juga disampaikan berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama guna meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Kutai Timur memaparkan materi mengenai hubungan antara musim kemarau, kekeringan, cuaca ekstrem, serta fenomena El Nino yang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangun sinergi pencegahan Karhutla melalui edukasi, koordinasi, dan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat.

Diharapkan melalui sosialisasi dan simulasi ini, masyarakat semakin memahami langkah-langkah pencegahan serta mampu bertindak cepat dan tepat apabila terjadi kebakaran.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta berakhir pada pukul 14.00 Wita.

(Pendim0909)