Kutai Kartanegara. korem091tniad.com – Salah satu program non fisik dalam TMMD ke 130 adalah pemberian penyuluhan kepada masyarakat akan pencegahan serta penanggulangan dini bahaya kebakaran yang digelar di Gedung BPU jalan Habib Tunggang Parangan RT 02 Desa Jembayan Tengah Kecamatan Loa Kulu, Rabu 28/10/26.

Penyuluhan tentang pencegahan serta penanggulangan dini akan bahaya kebakaran yang di sampaikan oleh anggota Damkar Kabupaten Kukar dimana penyuluhan tersebut di hadiri oleh Aparat Desa, Ketua RT, Warga, Relawan, Pemuda dan Masyarakat Peduli Api yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran warga dalam mengantisipasi potensi musibah kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk.
Sugimansyah selaku pemberi materi dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa langkah pencegahan lebih baik dari pada penanganan setelah kejadian karena pemahaman dasar akan kebakaran seperti korsleting listrik, kebocoran tabung gas LPG, hingga penggunaan alat elektronik yang tidak sesuai standar, karena kebakaran seringkali bermula dari hal-hal sepele yang diabaikan.
Di harapkan melalui penyuluhan ini warga lebih tanggap dan mengerti langkah apa saja yang harus dilakukan saat terjadi percikan api atau kebocoran gas, selain itu peserta yang hadir dalam penyuluhan tersebut juga di ajak melihat dan mempraktikkan langsung teknik pemadaman api secara tradisional maupun modern dengan menggunakan kain basah maupun Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ucapnya.
Selaku koordinator penyuluhan TMMD Kapten Inf Ali Ahmad juga berharap dengan adanya penyuluhan tersebut akan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dan tempat tinggal dari bahaya kebakaran.
Semoga dengan adanya penyuluhan akan pencegahan serta penanggulangan dini akan bahaya kebakaran dapat memberikan edukasi kepada peserta yang hadir dan harapannya bisa ketuk tular dengan warga lainnya sehingga bila ada bahaya kebakaran bisa di cegah sedini mungkin agar tidak meluas dan dapat di padamkan ujarnya.
Semoga dengan adanya kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan kewaspadaan warga semakin meningkat sehingga risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materiil akibat kebakaran dapat diminimalisasi sekecil mungkin di tengah masyarakat











