Kutai Kartanegara. – Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kutai Kartanegara (Kukar) sekaligus Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, Letkol Arm. Benny Budiman, memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Rabu (4/11/26).

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung BPU Desa Loh Sumber tersebut merupakan salah satu sasaran nonfisik program TMMD ke-130 dengan tujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam penyampaian materinya, Letkol Arm. Benny Budiman membahas sejumlah hal penting, di antaranya mengenai dikotomi sipil dan militer. Materi ini menyoroti pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat sipil dan TNI, sekaligus menyikapi secara bijak berbagai narasi maupun framing negatif terhadap institusi militer yang dapat memengaruhi kepercayaan publik dan persatuan bangsa.
Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai empat pilar utama wawasan kebangsaan sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pertama, Pancasila, sebagai ideologi negara, pandangan hidup bangsa, serta pemersatu yang bersumber dari nilai-nilai luhur budaya Nusantara. Kedua, Undang-Undang Dasar 1945, sebagai landasan konstitusional yang mengatur kehidupan bernegara serta menjamin hak dan kewajiban setiap warga Negara”.
“Selanjutnya, ketiga, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai bentuk negara yang berdaulat dan harus senantiasa dijaga keutuhannya, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote dan keempat, Bhinneka Tunggal Ika, sebagai semboyan pemersatu bangsa yang mengajarkan bahwa perbedaan suku, agama, bahasa, dan budaya merupakan kekayaan sekaligus kekuatan bangsa Indonesia,” terang Dansatgas.
Melalui penyuluhan tersebut, Dansatgas TMMD juga berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mampu menangkal berbagai upaya yang berpotensi memecah belah bangsa.
“Untuk itu marilah kita bersama sama selalu bersatu dalam menjaga NKRI karena tantangan bangsa ini ke depannya semakin kompleks, dimana penyebaran paham radikalisme, berita bohong (hoaks), hingga lunturnya nilai-nilai kegotongroyongan menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi bersama,” pungkasnya.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Satgas TMMD ke-130 Kodim 0906/Kukar dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter kebangsaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi mewujudkan masyarakat yang cinta tanah air dan menjaga keutuhan NKRI.






