Tim Sesko TNI Berikan Penyuluhan Bahaya Karhutla Di Tingkat Kecamatan Paser Balengkong

Militer9 Dilihat

Kodim 0904/Paser, Paser Balengkong – Bertempat di Aula Kecamatan Paser Balengkong telah dilaksanakan Penyuluhan maupun sosialisasi terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tingkat Kecamatan Paser Balengkong. Senin (31/8/2026)

Tim dari Sesko TNI dipimpin oleh Brigjen TNI Joko Setyo Putro yang didampingi oleh Mayor Ckm Asep Wahyudi, A.Md.Kep, Mayor Caj Priastyo Laksono dan Mayor Cpl Agus Suryatmaja.

Penyuluhan dilaksanakan oleh peserta Dik Reg Sesko TNI yang disampaikan oleh Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar, S.Sos., M.I.Pol beserta rombongan yang terdiri dari Kolonel Laut (P) Yanuar Rizki Widjaya, M.Tr.Opsla, Kolonel Lek Mohyil Umam, Kolonel Adm Janadi, S.T., M.Avn.Mgt, Kolonel Inf Budi Prasetyo, S.Pd, Kolonel Kum Agus Sofyan, Letkol Maedi dan Letkol I Wayan Dwija Karyasa.

Hadir pula dalam kegiatan hari ini Dandim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H, PLT Camat Paser Balengkong apak Eko Arisyandi, S.IP., M.Si., Para Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat Paser Balengkong.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Joko Setyo Putro menyampaikan bahwa kehadiran rombongan di Kabupaten Paser khususnya Kecamatan Paser Balengkong merupakan bagian dari tugas yang diberikan pimpinan TNI, khususnya dalam rangka mengantisipasi dan menyikapi perkembangan situasi terkait ancaman Karhutla.

Dalam kegiatan penyuluhan Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar menekankan bahwa penyuluhan kepada masyarakat tidak cukup hanya menyampaikan larangan saja. Masyarakat juga harus faham mengenai alasan, dampak, serta solusi yang dapat dilakukan dalam membuka lahan secara aman.

“Kami juga memberikan solusi kepada masyarakat bagaimana tata cara maupun urutan dalam membakar suatu lahan. Dimana SOP tersebut harus dilaksanakan serta harus disetujui oleh berbagai pihak” ujar Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar.

Karena dengan membakar Hutan maupun lahan secara pribadi dapat menimbulkan efek yang negatif baik untuk diri sendiri maupun orang lain disekitar lingkungan kita.

Beliau juga menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan disetiap daerah terdapat 90% dari kesengajaan dan 10% dari faktor alam. Hal ini merupakan salah satu hasil riset oleh beberapa lembaga khususnya di Wilayah Pulau Kalimantan.

Tim Penyuluhan juga memberikan solusi kepada masyarakat khususnya untuk kompak dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan melaksanakan Patroli Bersama dan melakukan koordinasi antara warga dengan Instansi Gabungan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Dim 0904/Psr