Satgas TMMD Ke-126 Kodim 0902/Berau Kerahkan Alat Berat, Buka Akses Jalan Baru 2.000 Meter di Labanan Makmur

PENDIM 0902/BRU – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Kodim 0902/Berau telah memulai pengerjaan sasaran fisik utama dengan pembukaan dan peningkatan badan jalan baru di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.

Pengerjaan ini berfokus pada jalur sepanjang 2.000 meter dengan lebar 6 meter, yang akan menghubungkan Jalan Pepaya RT. 06 ke Kampung Labanan Makmur. Pembukaan jalan ini bertujuan mempermudah akses warga, terutama bagi para petani menuju lahan perkebunan dan pertanian mereka.

Untuk memastikan pengerjaan berjalan efektif dan cepat, Satgas TMMD langsung mengerahkan alat berat berupa Ekskavator, Grader dan Bomag. Ketiga alat berat ini bertugas menggaruk tanah sirtu dan memadatkan tanah yang sudah di timbun sirtu serta meratakan badan jalan dari kondisi awal yang berlumpur dan sempit menjadi jalur yang siap untuk tahap perkerasan berikutnya.

Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0902/Berau, Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P., menegaskan bahwa pembukaan dan peningkatan badan jalan dengan lebar 6 meter ini telah direncanakan secara matang untuk menampung mobilitas kendaraan besar pengangkut hasil bumi.

“Kami fokus pada pembukaan dan peningkatan badan jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 6 meter agar jalan ini bisa fungsional dalam jangka panjang. Pengerahan alat berat ini vital untuk mengejar target penyelesaian TMMD dalam waktu 30 hari. Setelah jalur ini terbuka dan diratakan, kami akan segera masuk ke tahap perkerasan dengan sirtu,” jelas Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P., Jumat (10/10/2025).

Selain pembukaan dan peningkatan badan jalan, Satgas gabungan yang terlibat dalam TMMD ke-126 Kodim 0902/Berau juga membangun sasaran tambahan ,yakni. Rehab total RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak 1 unit, Pembangunan MCK (mandi cuci kakus) sebanyak 6 pintu, Pembangunan tempat Wudhu sebanyak 2 unit, Pembuatan TMAB (TNI AD Manunggal Air Bersih) sebanyak 7 titik sumur bor, dan Pembukaan lahan 1 hektar untuk ketahanan pangan serta Penanaman pohon kelengkeng dan durian sebanyak 200 pohon.