BERAU,Kodim0902,korem091tniad.com – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, Pgs. Pasi Log Kodim 0902/Berau Letda Inf Budi Santoso, mendampingi Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Provinsi Kaltim meninjau Rumah Layak Huni, bertempat di Rt. 05 Kp. Merancang Ulu Kec. Gunung tabur Kab. Berau, Rabu (21-02-2024).
Tim Monev ini terdiri dari sejumlah tenaga ahli dan petugas lapangan yang bertanggung jawab untuk melakukan survei dan evaluasi secara sistematis dan juga bertugas untuk melakukan penilaian terhadap kondisi rumah penduduk guna memastikan bahwa hunian mereka layak dan aman untuk ditinggali sekaligus meninjau faktor-faktor seperti keamanan struktural, sanitasi, dan ketersediaan fasilitas dasar lainnya dalam rumah.
Ditempat terpisah Dandim 0902/BRU Letkol Inf Rommi Sakti Alamsyah, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada tim Monev Rumah Layak Huni atas dedikasi dan kerja kerasnya.
“Betapa pentingnya peran tim Monev RLH dalam memastikan kesuksesan pelaksanaan program Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RLH) di wilayah Kodim 0902/BRU.” Ungkap Dandim.
Dandim juga memberikan dorongan kepada tim Monev RLH untuk terus memberikan kontribusi yang terbaik dalam setiap langkahnya, karena kesuksesan program RLH akan sangat bergantung pada kerja keras dan komitmen mereka, pungkas Dandim.
Kepala Tim Monev Ir. H. Taufiq Fauzi, mengatakan kepada awak (Pendim 0902/BRU) bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap warga masyarakat memiliki akses terhadap rumah yang layak huni.
“Langkah-langkah perbaikan dan bantuan akan diberikan kepada mereka yang membutuhkan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan dalam masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh penduduk,” pungkasnya.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut yaitu Ir. H. Taufiq Fauzi (ketua Tim Monev Prov. Kaltim), Ir. H. Hafid Lahiya dan Ir. H. Akhmat sarbini S.T (Anggota Pengelola RLH Prov. Kaltim), Pasi Log Kodim 0902/BRU (Letda Inf Budi Santoso), Perwakilan PT. Berau Coal (Ibu Aprita), Serka Franklin (BA Log) serta tokoh masyarakat setempat.
