PENDIM 0902/BRU – Komandan Kodim (Dandim) 0902/Berau, Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P., menjadi Narasumber Dialog Kebangsaan mengankat Judul (Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menjaga Persatuan). Bertempat di Amfiteater Taman Sanggam, Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Selasa (12/8/2025).
Kegiatan Dialog Kebangsaan adalah salah satu rangkaian peringatan HUT ke-52 KNPI Tahun 2025, Dandim 0902/Berau, Letkol Inf Wirahady Harahap, S.H., M.I.P., bersama Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Berau, Emy Lestari, S.Hut dan Ketua PPI Kab. Berau Desmus Erysa, S.P, menjadi narasumber dalam kegiatan itu. Dan dihadiri oleh Ketua DPK KNPI Tanjung Redeb, Ketua Purna Paskibraka Indonesia, Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Berau, Ketua PIK Remaja Berau, Ketua Asosiasi Duta Wisata Berau, Ketua HMI Cab. Berau, Ketua BEM UMB, SMAN 1 Berau, SMAN 4 Berau, SMA Muhammadiyah Berau, dan SMA PGRI Berau serta Tamu undangan lainnya.
Dandim 0902/Berau, Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P., dalam kesempatan tersebut mengatakan, sedari dulu para founding father Indonesia telah mempersatukan bangsa Indonesia dengan memaklumatkan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, falsafah bangsa, sumber dari segala sumber hukum dan kepribadian bangsa, serta Pancasila merupakan dasar dalam mencapai cita-cita dan tujuan bangsa.
Tantangan demi tantangan kian hadir dalam mengimplementasikan nilai luhur Pancasila. Era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi dengan munculnya beragam informasi hoaks dan ujaran kebencian, tanpa disadari telah perlahan-lahan menggeser nilai-nilai bangsa yang selama ini terpatri kuat dan menjiwai kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
Tingginya intoleransi, maraknya politik identitas, radikalisme dan ekstremisme menjadi indikator bahwa sebagian masyarakat Indonesia masih memaknai nilai-nilai Pancasila sebagai nilai abstrak yang belum dapat diaktualisasikan dalam tataran kehidupan praktis.
“Nilai-nilai luhur Pancasila juga merupakan modal utama bagi masyarakat Indonesia yang multikultural agar dapat hidup selaras dan harmonis dalam bingkai NKRI,” ujar Dandim.
Ironi, merosotnya pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak hanya di kalangan masyarakat tetapi juga di kalangan Aparatur.
“Fakta menunjukkan tidak sedikit aparatur pemerintah yang justru menjadi bagian ketidakpatuhannya dalam menjalankan dan mempedomani Pancasila sebagai dasar dalam penyelenggaraan negara,” ucap Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P.
Lantas bagaimana implementasi nilai Pancasila di kalangan aparatur Pemerintah Kabupaten (Berau). Tiap butir Pancasila memiliki nilai yang luhur bila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.




