TANJUNG REDEB, Pendim 0902/BRU – Antisipasi terjadinya kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kodim 0902/Berau terjunkan personil untuk melakukan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah yang berpotensi terjadi karhutla, Jum’at (30/9/2022).
Komandan Kodim 0902/Berau Letkol Inf Dony Fatra, S.E membenarkan kalau dirinya telah memerintahkan langsung ke anggota jajaran Kodim 0902/Berau untuk melakukan pemantauan di lapangan.
“Seluruh anggota jajaran Kodim 0902/Berau yang berada di wilayah teritorial kita, yakni Kabupaten Berau untuk melakukan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),” ujarnya.
“Patroli Karhutla ini bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat kalau membuka lahan pertanian atau perkebunan tidak dengan membakar,” kata Perwira Melati dua ini.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan di Kabupaten Berau ini terdapat kawasan yang lahannya lahan gambut, karena walaupun sekarang musim hujan, namun melihat kondisi cuaca di wilayah ini yang rawan akan kebakaran lahan yang juga sangat rentan bila terjadi karhutla disaat cuaca panas.
Kepada awak Pendim, Dandim menuturkan seperti yang dilakukan oleh anggota jajaran Kodim 0902/Berau pada Jum’at (30/9/2022) pagi sekitar pukul 08.30 wita, yakni Babinsa Koramil 09/Biatan, Sertu Taslim melaksanakan Patroli Karhutla bersama Masyarakat di Kp. Biatan Lempake dan Kp. Biatan Ilir, Kecamatan Biatan dan Serma Purnomo melaksanakan Patroli Karhutla bersama Masyarakat di Kp. Tubaan, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau.
Tetap selalu lakukan kegiatan di antaranya melakukan pencarian titik Hotspot dan patroli karhutla ini di fokuskan pada lahan perkebunan di seputaran wilayah lokasi hutan lindung (HL) di Kec. Biatan dan Kec. Tabalar Kabupaten Berau.
“Jalankan tugas patroli kelahan yang rawan kebakaran tetap kami laksanakan, demi terbebas dari ancaman Karhutla, selain dari patroli juga kita memberikan sosialisasi untuk mengajak warga agar menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan semak belukar secara sembarangan, “katanya.
“Pembakaran lahan secara sembarangan dapat menimbulkan berbagai macam dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang ada disekitarnya”, Tuturnya.
“Himbauan kepada masyarakat agar dalam membuka kebun ataupun membersihkan kebun hendaknya tidak dengan membakar, guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas lagi”, Himbaunya.