Berau. Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kemampuan prajurit personel Kodim 0902/Berau melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri) di lapangan tembak pistol Kodim 0902/Berau dan Lapangan tembak senapan Yon Armed 18/Komposit. Kegiatan menembak senjata ringan (latbakjatri) dan menembak pistol dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 08 s.d 09 September 2021, dan sebelum melaksanakan kegiatan sebagai tahap persiapan personil, para anggota melakukan apel pagi untuk pengecekan serta pembagian gelombang untuk menembak.
Latihan Menembak senjata ringan dilaksanakan dengan menggunakan senapan laras panjang jenis M16 kaliber 5,56 mm dan SS1 Pindad kaliber 5,56 mm untuk Bintara dan Tamtama sedang Perwira, anggota Unit Intel, serta Bintara yang berpangkat tinggi melaksanakan menembak Pistol FN 46 jarak 15 Meter dengan 10 butir peluru. Latihan menembak ini masih tetap menggunakan sikap tiarap dengan jarak 100 meter untuk senapan laras panjang Jenis M16 dan SS-1.
Pada kesempatan tersebut bertindak selaku perwira kordinator latihan Kepala Seksi Operasi Kodim 0902/Berau Letda Inf Budi Santoso memberikan arahan, serta himbauan tentang tata tertib dan aturan yang berlaku selama melaksanakan kegiatan Latihan Menembak ini. Dalam latihan menembak faktor keamanan harus diutamakan dan diperhatikan mengingat pelaksanaannya menggunakan munisi tajam, apabila melakukan kesalahan sedikitpun akan berakibat fatal baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Menembak merupakan suatu bentuk kemampuan dasar yang harus dan mutlak dimiliki oleh seorang prajurit TNI AD, sehingga harus selalu dipelihara dan ditingkatkan terus menerus secara bertahap, bertingkat dan berlanjut. Hal ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan menembak perorangan.” Sambungnya.
Penilaian dan penambalan lisan yang dilakukan oleh Tim penilai dan pengawas lajur pada Latbak Jatri Triwulan III TA.2021 setelah selesai latihan menembak pembersihan dan pemeliharaan senjata harus selalu dilakukan oleh personel setelah pelaksanaan kegiatan, agar komponen senjata tidak aus dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
Pasiops juga menegaskan, agar selalu mentaati protokol kesehatan meskipun sedang melaksanakan Latihan Menembak guna menekan angka positif Covid-19.” Pungkasnya.
Sumber Berita Pendim 0902/BRU








