PENDIM 0902/BRU – Sambut hari jadi kampung Sambakungan ke-80 tahun 2025, masyarakat kampung Sambakungan kecamatan Gunung Tabur kabupaten Berau, menggelar Pawai Budaya dan pembagian Doorprize, sebuah tradisi lokal yang sarat makna sebagai bentuk syukur dan pelestarian budaya warisan leluhur.
Kegiatan yang berlangsung ini turut mendapat pengamanan dari aparat teritorial, termasuk TNI melalui Babinsa kampung Sambakungan anggota Koramil 02/Gunung Tabur Kodim 0902/Berau, Serma Rahmat Subandi, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Tabur, Aiptu Suharno. Kehadiran TNI dan Polri di lapangan menjadi simbol nyata sinergi dalam menjaga ketertiban serta mendukung kelestarian budaya lokal, Sabtu (29/11/2025).
“Kehadiran kami sebagai bentuk komitmen TNI dan Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat. Kami ingin memastikan acara berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Serma Rahmat Subandi saat ditemui di sela kegiatan.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas kampung Sambakungan bersinergi mengamankan jalannya Pawai Budaya di sepanjang route dari titik start s.d Finish.
Selain menjalankan tugas pengamanan, Babinsa Serma Rahmat Subandi juga menyampaikan pesan kebangsaan kepada warga agar terus mengutamakan kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman.
“Momen ini bukan hanya tentang budaya, tapi juga tentang mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat nasionalisme. Mari jaga kebersamaan ini,” pesannya.
Pawai Budaya yang dirangkai dengan peringatan HUT kampung Sambakungan ke-80 ini menjadi momen reflektif bagi warga, sekaligus bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki, keselamatan, dan kedamaian yang dinikmati selama ini.
Keterlibatan aktif aparat kewilayahan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sosial-budaya masyarakat menegaskan peran TNI dan Polri bukan hanya dalam konteks pertahanan dan keamanan, melainkan juga sebagai mitra strategis pembangunan sosial dan pelestarian budaya.
Pawai budaya di kampung Sambakungan ini menjadi salah satu contoh bukti kuat bahwa pelestarian kearifan lokal tak bisa dipisahkan dari dukungan semua elemen, termasuk institusi pertahanan negara. Kolaborasi inilah yang menjaga tradisi tetap hidup, relevan, dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.




