Kodim 0902/Trd Ingatkan Prokes Dengan Membagikan Masker, Tetap Gencar Operasi Yustisi di Pasar Dan Pemakai Jalan Umum.

Berau – Kodim 0902/Trd bersama tim satuan tugas (Satgas) Covid – 19 Tanjung Redeb mengelar operasi yustisi Covid-19 di pasar Sanggam Adji Dilayas dan Pemakai Jalan Umum Tanjung Redeb Kab. Berau, Dalam kegiatan tersebut tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 masih menemukan masyarakat yang mengabaikan terhadap protokol kesehatan (Prokes) Covid 19.

Pasi Ops Kodim 0902/Trd, Letnan Dua Inf Budi Santoso mengatakan, operasi yustisi tetap dilakukan mengingat kasus Covid-19 masih saja terjadi bahkan jumlahnya masih terus bertambah setiap harinya. Dalam operasi yang dilakukan, tim gabungan masih menemukan masyarakat di pasar Sanggam Adji Dilayas dan Pemakai Jalan Umum Tanjung Redeb Kab. Berau yang mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, terutama terkait pengunaan masker. Kita minta kepada warga Tanjung Redeb (Berau) untuk benar-benar taat dan mengikuti prokes yang ada agar pandemi ini segera berakhir nantinya,” Pasi Ops Kodim 0902/Trd, Letnan Dua Inf Budi Santoso, Jum’at (05/02).

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat Kota Tanjung Redeb (Berau) untuk tidak mengabaikan, Bandel dan selalu menerapkan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi diluar rumah. Ia menambahkan, tujuan dari operasi tersebut tidak lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, jika Covid-19 berakhir tentunya kita bisa beraktifitas normal lagi nantinya. Ia berharap, kedepan tidak ada lagi warga Kota Tanjung Redeb (Berau) yang tidak peduli dengan prokes dan menerapkan 5 M dalam menjalani kehidupan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, Pasi Ops Kodim 0902/Trd, Letnan Dua Inf Budi Santoso juga mengatakan hari ini tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 mengingatkan masyarakat dengan membagikan Masker kepada masyarakat yg di pasar dan pemakai jalan umum. Letnan Dua Inf Budi berpesan kepada seluruh masyarakat di Tanjung Redeb (Berau) untuk tidak terpengaruh dan mudah terprovokasi terkait pemberitaan vaksin, Karena vaksinasi yang dilakukan pemerintah sudah dinyatakan aman dan juga merupakan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. “Vaksin sinovac ini sudah melalui beberapa tahapan pemeriksaan, sudah ada lebel dari BPOM dan lebel halal daru MUI. Jadi kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang menolak untuk divaksin. Karena langka ini untuk memutus mata rantai virus Corona,” tutupnya.