Berau.Syukuran HUT ke-40 Korem 091/Aji Surya Natakesuma Tahun 2020 yang digelar di gedung aula Tendean Komando Distrik Militer (Kodim) 0902 Tanjung Redeb, dengan penuh rasa haru dan tetap dengan mematuhi protokol Kesehatan. Selasa, 17/11/2020.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0902/TRD, Letkol Inf Fardin Wardhana menyampaikan langsung amanat Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P.,M.Si. terkait kondusifitas wilayah serta netralitas prajurit TNI menjelang Pilkada.
Penanganan pandemi Covid-19 serta penegakan protokol kesehatan di wilayah Kaltim, hingga edukasi terhadap masyarakat terkait pembangunan Ibu Kota Negara di wilayah Kaltim serta potensi positif bagi masyarakat dari pembangunan tersebut, juga turut menjadi pesan penting yang disampaikan oleh Danrem 091/ASN.
“Proses Pemilukada di Kaltim harus dikawal sampai tuntas. Prajurit TNI harus netral dan tidak memihak salah satu calon siapapun. Pandemi Covid-19 harus mendapat perhatian khusus agar penanganan dan pengendalian dapat dilakukan dengan baik. Kebijakan terkait Ibu Kota adalah potensi strategis untuk Kaltim. Babinsa, Danramil dan Dandim diharapkan bersinergi dengan baik dan melakukan edukasi terhadap masyarakat, sehingga warga dapat memahami besarnya potensi dan manfaat dari hal tersebut,” jelasnya.
Selain itu, dalam pesannya Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P.,M.Si. juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan selamat berbahagia kepada segenap prajurit dan warga Korem 091/Aji Surya Natakesuma, disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pelaksanaan tugas pengabdian serta dedikasi dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab selama ini dimanapun bertugas.
“Selalu pegang teguh komitmen jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, juga Tentara Nasional yang profesional. Sehingga bersama-sama dengan rakyat, TNI akan menjadi semakin hebat dan kuat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0902/TRD, Letkol Inf Fardin Wardhana juga menghimbau agar personilnya dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam pelaksanaan dan penegakan protokol kesehatan. Sebagai wujud peran aktif TNI dalam rangka meningkatkan pencegahan serta antisipasi penyebaran Covid-19.
“Dalam kondisi saat ini, personil wajib menjalankan protokol kesehatan dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam penegakannya di lapangan,” tegasnya.
Dandim 0902/TRD Letkol Inf Fardin Wardhana, mengingatkan juga memasuki periode akhir tahun, wilayah Kaltim tak terkecuali Berau akan menghadapi musim cuaca ekstrem, seperti La Nina, Dandim 0902/TRD mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk menghadapi perubahan dengan siaga.
“Personel Kodim 0902/TRD harus siaga selalu dalam menghadapi bencana, semua peralatan yang selama ini dipergunakan di lapangan harus selalu kita periksa dengan baik, serta mempersiapkan para Danramil dan Babinsa dalam waktu tertentu. Ketika curah hujan tergolong tinggi tidak boleh meninggalkan kawasannya,” tegas Dandim Kembali.
Letkol Inf Fardin Wardhana juga menyampaikan agar lebih berhati-hati terkait kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek, korsleting bahkan menjadi salah satu penyebab utama kebakaran yang terjadi saat kemarau atau bahkan kala musim hujan. Risiko korsleting pun bisa meningkat saat musim hujan karena air yang masuk ke dalam rumah melalui atap berpotensi mengenai alat elektronik atau stop kontak yang sedang teraliri arus listrik.
“ Hubungan arus pendek atau korsleting listrik terjadi karena konduktor positif dan negatif berhubungan langsung. Hal ini disebabkan penyambungan kabel-kabel tanpa memperhatikan kutub-kutub listrik, atau adanya konduktor tidak tertutup bahan isolator sehingga bersentuhan secara tidak sengaja. Korsleting melahirkan panas luar biasa dalam waktu singkat. Lazimnya, energi panas yang dihasilkan berefek dengan ledakan kuat serta bersuhu sangat tinggi. Benda-benda di sekitarnya bisa terbakar jika terkena efek korsleting ini.” Jelas Dandim.
“ Gunakan penyedia jasa instalasi listrik yang memiliki kompetensi dan dibuktikan Sertifikat Layak Operasi (SLO) atau paling tidak terdaftar sebagai anggota Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI), Pakai peralatan listrik seperti kabel, saklar, stop kontak, dan steker dan lainnya yang memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI), Gunakan kabel dengan jenis dan ukuran sesuai peruntukan dan kapasitas hantar arusnya, Jika sekring putus, jangan menyambungnya dengan kawat, karena setiap sekring sudah mempunyai standar seberapa jauh bisa menerima beban dan lakukan perawatan berkala terhadap instalasi listrik, seperti memeriksa kondisi kabel, panel listrik, sambungan kabel serta memperbarui instalasi listrik di rumah minimal lima tahun sekali dan hindari pemakaian listrik secara ilegal karena dapat membahayakan keselamatan jiwa dan hindari penumpukan colokan listrik di satu tempat karena bisa mengakumulasikan panas dan mengakibatkan korsleting listrik.’’ Tutup Dandim.
Untuk diketahui, dalam kegiatan yang dirangkai dengan pemotongan tumpeng tersebut, dihadiri oleh Kasdim 0902/TRD dan segenap Pasi, Danramil, serta jajaran prajurit Kodim 0902/TRD, dan jajaran Persit Kartika Chandra Kirana.




