PENDIM 0902/BRU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Berau berlangsung khidmat. Upacara tersebut dipusatkan di Lapangan Apel Makodim 0902/Berau, Jalan Pulau Semama, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung FRedeb. Minggu (5/10/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0902/Berau, Mayor Inf Biringallo, S. Sos., yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Kegiatan upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA itu turut dihadiri oleh Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto S.H S.I.K M.S.I., dan Waka Polres Berau, Kompol Donny Dwija Romansyah, S.T S.I.K M.H., Dansubdenpom VI/1-2, Kapten CPM Roni Setiono, Danposal Berau, Kapten Laut Dwi Hartono, Para Danramil dan Perwira Seksi (Pasi) jajaran Kodim 0902/Berau, Para Perwira Yonarmed 18/Buritkang, Para Perwira Skadron 13/ABY, Danki Brimob Kompi C Berau, Para Kapolsek jajaran Polres Berau, Kepala Minvet Berau, dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Dim 0902 beserta Tamu undangan lainnya.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh inspektur upacara, disampaikan bahwa tema HUT ke-80 TNI tahun ini, “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju,” merefleksikan semangat TNI untuk terus bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan negara yang profesional, responsif, integratif, modern, serta adaptif terhadap berbagai perkembangan zaman.
“Makna yang terkandung dalam tema tersebut adalah bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat,” demikian pesan Panglima TNI dalam amanatnya.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya menjaga sinergi dan soliditas dengan seluruh komponen bangsa, terutama di tengah dinamika global dan nasional yang berkembang begitu cepat. Ia mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa waspada terhadap berbagai bentuk provokasi dan penyebaran informasi menyesatkan yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Dalam amanatnya, Panglima TNI memberikan empat penekanan utama kepada seluruh prajurit dan PNS TNI sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian.
Pertama, memperkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber kekuatan dalam pengabdian. Kedua, memperkuat soliditas dan kemanunggalan TNI-rakyat agar senantiasa menjadi perekat bangsa. Ketiga, bersikap bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Keempat, melaksanakan tugas dengan ikhlas serta menjauhkan diri dari tindakan yang dapat merugikan rakyat.
Panglima TNI turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas dedikasi dan loyalitas dalam menjaga kepercayaan rakyat. Namun, ia juga mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat TNI lengah, melainkan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan profesionalisme serta memperkuat pengabdian demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.









