PENDIM 0902/BRU – Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun 2025, Kodim 0902/Berau menggelar kegiatan pra TMMD dengan memulai lebih awal pembuatan badan jalan di lokasi sasaran fisik Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Senin (6/10/2025).
Kegiatan pra TMMD ini dilaksanakan selama tujuh hari menjelang pembukaan resmi program TMMD pada tanggal 8 Oktober 2025 mendatang.
Pasiter Kodim 0902/Berau, Kapten Arm Harri, menjelaskan bahwa kegiatan pra TMMD merupakan langkah antisipatif terhadap kemungkinan hambatan yang bisa terjadi selama pelaksanaan TMMD berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk efisiensi waktu agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Pelaksanaan pra TMMD ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam mengantisipasi hambatan yang mungkin timbul di lapangan. Dengan dimulainya pembuatan badan jalan lebih awal, diharapkan waktu pelaksanaan dapat lebih efisien dan hasilnya bisa lebih maksimal,” ujar Pasiter Kodim 0902/Berau.
Program TMMD Reguler ke-126 sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah perkampungan, khususnya daerah yang sulit dijangkau. Selain sasaran fisik seperti pembangunan badan jalan, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya.
Kegiatan pra TMMD ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang berharap pembangunan jalan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas sehari-hari.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa sangat terbantu. Jalan yang sedang dibangun akan memudahkan akses kami ke Kampung Labanan Makmur atau sebaliknya dan membawa hasil pertanian dengan lebih cepat,” ujar salah satu warga Sujarno yang berada dilokasi kegiatan tersebut.
Kodim 0902/Berau memastikan seluruh tahapan TMMD akan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga di wilayah sasaran.










