Dandim 0902/Berau Pimpin Upacara Bendera 17-an di Minggu Ketiga Ramadhan.

BERAU,Kodim0902,korem091tniad.com – Di tengah kesibukan menjalankan ibadah puasa di minggu ketiga Ramadhan, Dandim 0902/Berau Letkol Inf Rommi Sakti Alamsyah, S.I.P.,memimpin langsung upacara bendera 17-an, bertempat di lapangan upacara Makodim Jl. Pulau Semama Kec. Tanjung Redeb Kab. Berau. Senin (17/03/2025).

 

Upacara ini memiliki makna yang mendalam, yaitu menjaga semangat nasionalisme di bulan puasa dan meningkatkan kedisiplinan serta ketaqwaan juga sebagai momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan persatuan bangsa, bahkan di tengah kesibukan ibadah.

 

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Dandim 0902/Berau Letkol Inf Rommi Sakti Alamsyah, S.I.P., sementara Komandan Upacara dijabat oleh Danramil 03/P. Derawan Kapten Arm Rustan. A, serta Perwira Upacara dijabat oleh Perwira Seksi Logistik Kapten Cba Rizal Suwardi Hutagaol.

Dalam upacara tersebut, Dandim 0902/Berau membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, serta kerja sama dalam menyelesaikan Program Kerja dan Anggaran Tahun 2024. Keberhasilan yang telah dicapai merupakan hasil dari dedikasi seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD. Kendala yang dihadapi harus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja di tahun 2025.

 

Kasad juga mengingatkan bahwa memasuki Tahun Anggaran 2025, berbagai kebijakan strategis telah ditetapkan dalam Rapim TNI-Polri yang dipimpin oleh Presiden RI, serta dilanjutkan dalam Rapim TNI dan Rapim TNI AD. Salah satu fokus utama adalah peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, termasuk pencapaian kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga wujud komitmen dalam mempertanggungjawabkan anggaran secara transparan kepada rakyat dan pemerintah.

 

Lebih lanjut, Kasad menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan visi besar Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, yang diwujudkan melalui Asta Cita, 17 Program Prioritas, serta Delapan Program Hasil Terbaik Cepat. TNI AD memiliki peran strategis dalam mendukung visi ini, baik dalam menjaga stabilitas nasional, meningkatkan kesiapan operasional satuan, maupun berkontribusi dalam percepatan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

 

Dalam bidang sosial, TNI AD akan berperan aktif dalam Program Makan Bergizi yang telah diluncurkan sejak Januari 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, sebagai bagian dari strategi pertahanan negara dalam membangun generasi yang kuat dan produktif. TNI AD turut menyiapkan lahan, mendirikan dapur sehat, serta melakukan pendataan anak sekolah yang menjadi sasaran utama program ini.

 

Selain itu, TNI AD terus berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui berbagai program unggulan Kasad, seperti ketahanan pangan, TNI AD Manunggal Air, pencegahan stunting, penghijauan, serta rehabilitasi rumah dan fasilitas MCK bagi masyarakat yang membutuhkan. Program-program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat demi stabilitas nasional yang lebih baik.

 

Dalam rangka meningkatkan kesiapan operasional, TNI AD terus menata organisasi melalui restrukturisasi satuan, termasuk pembentukan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan dan peningkatan status Korem menjadi Kodam. Langkah ini bertujuan memperkuat pertahanan di berbagai wilayah serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

 

Di akhir amanatnya, Kasad berpesan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AD untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melaksanakan setiap tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng citra TNI AD. Kasad juga mengajak seluruh prajurit untuk memperkuat soliditas dan sinergi dengan seluruh komponen bangsa demi pengabdian terbaik bagi Angkatan Darat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.