Biatan. Dalam
rangka mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid 19 di kampung Biatan lempake Kecamatan Biatan menggelar rapat pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Cirona 19 /Covid 19 di wilayah Kecamatan Biatan yang bertempat di ruang rapat kantor kampung Lempake (22/02/20)
Rapat koordinasi ini terkait percepatan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid 19 dihadiri oleh Camat Biatan yang diwakili oleh Kasi pemerintahan Bp Eko sugiono Koramil 0902-09/Biatan yang dihadiri oleh Babinsa Lempake Serda Taslim Kapospol yang hadiri oleh Babinkamtibmas Bripka Nur kholik Puskesmas Bp Dedi Amd Kepala Kepala kampung Lempake Bp Andi mulyadi dan seluruh ketua Rt sekampung Lempake
Rapat koordinasi penanganan civid 19 ini sebagai tindaklanjut dari Surat Edaran Pergub Kalimantan timur terkait Percepatan Pencegahan dan Penanganan virus corona atau covid 19 di kecamatan Biatan serta pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Desa /Kampung
Dalam hal ini Camat Biatan yang di wakili Bp Eko sugiono SE kepada Kepala kampung menyamoaikan yang intinya petugas gugus tugas Pos covid untuk mendata masyarakat yang baru tiba dari luar daerah dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap orang tersebut. Serta memonitoring warga untuk mengetahui kondisi dan riwayat kontak sosial maupun perjalanan warga untuk mengantisipasi penularan dan penyebaran yang mungkin terjadi.
Terkait dengan virus corona atau covid 19 Babinsa dan aparat terkait yang tergabung dalam satgas Covid untuk terlibat aktif di wilayah binaan. Untuk memberikan sosialisasi ke setiap warga masyarakat dan bekerja sama dengan instansi terkait dalam upaya menghentikan penyebaran covid 19 di wilayah kecamatan khususnya di kampung lemoake
mengingat kondisi wabah yang sudah meluas, masyarakat perlu mulai memberdayakan diri sendiri dengan menggunakan sistem kelompok masyarakat berbasis RT/RW.
Kesigapan dan kepedulian masyarakat diperlukan apabila wabah mulai masuk ke wilayah kecamatan dan kampung
Penanganan yang cepat dan tepat bisa membantu memutus rantai penularan dan mencegah korban jiwa lebih banyak.
Informasi yang tepat dari warga masyarakat bisa membantu penanganan yang lebih cepat dan tepat.





