Babinsa Koramil 0902-02/Gunung Tabur Sertu Fatodo Zai bersama instansi terkait melaksanakan patroli dan sosialisasi tentang bahaya Karhutla di wilayah kecamatan Gunung Tabur Kab. Berau

Gunung Tabur. Patroli kebakaran hutan dan lahan adalah salah satu kegiatan rutin yang harus dilakukan seorang Babinsa guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang ada diwilayah Binaan.

Meskipun saat ini di kabupaten Gunung Tabur masih sering turun hujan, namun tidak ada salahnya kita melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan, hal ini kita lakukan untuk mencegah hal–hal yang tidak kita inginkan Ungkap Sertu Fatodo Zai kepada masyarakatnya

Dalam Patroli pencegahan karhutla kali ini dilaksanakan secara terpadu yang melibatkan Babinkamtibmas ,manggala Agni dan Masyarakat peduli Api sesuai petunjuk, arahan pimpinan, untuk meminimalisir terjadinya karhutla Begitu juga ditekankan kepada seluruh Babinsa yang diwilayah binaannya terdapat hutan dan lahan harus bekerja ekstra agar selalu monitor wilayah tanggung jawabnya agar tidak ada titik Hot spot dan selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena akan berdampak sangat merugikan segala bidang terutama perekonomian ,kesehatan serta transportasi bahkan sampai kenegara tetanggapun ikut terkena Danpaknya.

Menindak lanjuti petunjuk dan arahan dari pimpinan Sertu Fatodo Zai bersama Tim terpadu terus melaksanakan patroli untuk mendeteksi potensi hot spot dan mencari sumber air terdekat sebagai embung cadangan air apabila terjadi karhutla serta memplot jalan pendekat dan juga tim terpadu tidak henti – hentinya menghimbau masyarakat agar tidak membakar lahan mereka jika akan membuka perkebunan dan juga menyampaikan kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila melihat ada oknum yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan akan ditindaklanjuti dengan diproses secara hukum yang berlaku
Masyarakat sangat berharap dengan adanya kegiatan patroli terpadu secara rutin ini kebakaran hutan dan lahan tidak akan terjadi lagi seperti tahun tahun lalu yang sangat merugikan tersebut khususnya diwilayah kabupaten Berau dan sekitarnya. Minggu 13 September 2020.