Gunung Tabur. Babinsa Koramil 0902-02/Gunta Kodim 0902/Trd Serka Rahmat Subandi menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2022 tingkat Kelurahan yang dilaksanakan di gedung Serba guna RT. 05 Kp. Sambakungan, Kec. Gunung Tabur, Kab. Berau, Selasa (16/02).
Hadir dalam agenda tersebut, Camat Gunta di wakilkan oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat,
Kepala Kamp. Sambakungan dan aparatur Kampung, BPK Kp. Sambakungan, Babinsa Kp. Sambakungan, Ketua Karangtaruna Kp.Sambakungan, Ketua LPM Kp. Maluang, Ketua RT 01 s.d. 08, Ketua Kelompok Tani Kp. Sambakungan, Ketua PKK Kp. Sambakungan, Ketua Masjid Kp.Sambakungan, dan Pengurus Gereja Kp.Sambakungan.
Peran TNI melalui Satuan Komando Kewilayahan dalam hal ini Koramil adalah salah satu pendukung program percepatan pembangunan di Kelurahan/Desa sesuai tugas pokok selain perang yaitu membantu tugas pemerintah daerah sampai tingkat Kelurahan dan Desa serta membantu Pemda dalam bidang pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Bentuk kegiatan TNI dalam rangka pembangunan di Kelurahan dan Desa adalah melalui kegiatan karya bakti, yang merupakan bentuk perwujudan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena sesuai jati diri TNI diantaranya adalah sebagai tentara rakyat.
Serka Rahmat Subandi menyampaikan, Kegiatan Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran yang berjalan sesuai dengan tingkatannya.
“Tujuan diadakannya Musrenbang yaitu untuk menampung dan menetapkan kegiatan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat yang diperoleh dari musyawarah perencanaan yang sesuai dengan tingkatan dibawahnya serta menetapkan kegiatan yang dibiayai melalui APBD maupun sumber pendanaan lainnya,” pungkas Serka Rahmat Subandi saat ditemui usai kegiatan Musrenbang.
Dalam kegiatan Musrenbang ini, jelas Serka Rahmat Subandi, membahas mengenai rencana pembangunan Kampung Sembakungan dengan meminta pendapat dan masukan dari peserta Musrenbang yang nantinya akan diusulkan ke pemerintah.
Harapannya, sebagai aparat kewilayahan Babinsa mengetahui rencana pembangunan di wilayah binaan masing-masing sehingga bisa koordinasi dengan aparat Kampung tentang segala apa hambatan yang mungkin timbul dan langkah-langkah antisipasinya, harapnya.





