PENDIM 0902/BRU – Aksi cepat tanggap kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 05/Sambaliung Kodim 0902/Berau saat menerima laporan adanya penemuan mayat di wilayah binaannya. Kejadian itu terjadi pada Jumat sore, 29 Agustus 2025, sekitar pukul 15.00 WITA, di Pinggiran Sungai Sukan Tengah tepatnya di depan rumah bapak Usnu warga RT. 01 Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.
Jenazah tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki, bernama Muhammad Rifky, seorang anak pelajar berumur 14 tahun, yang beralamat di Jalan Karang Mulyo Gang Swadaya, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, diduga akibat terjatuh ke Sungai saat bermain di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Setelah melihat mayat seorang anak laki-laki posisi tengkurap di tepi sungai, warga RT. 01 Kampung Sukan Tengah dan Saksi bapak Usnu langsung segera menghubungi Tiga Pilar Kampung Sukan Tengah, termasuk Babinsa Pelda Yoktan Edyson, yang langsung merespons dan tiba di lokasi bersama Bhabinkamtibmas, Polairud, BPBD, dan Tim Rescue PT. Berau Coal.
“Kami langsung menuju lokasi begitu mendapat laporan. Tugas kami sebagai Babinsa tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Pelda Yoktan Edyson yang memimpin dua personel dari Koramil 0902-05/Sambaliung.
Setibanya di lokasi, Babinsa bersama tim gabungan dari Polsek Sambaliung, Polairud, BPBD, dan Tim Rescue PT. Berau Coal segera melakukan koordinasi dan membantu proses evakuasi. Jenazah kemudian dievakuasi oleh BPBD dan Tim Rescue PT. Berau Coal dan dibawa ke RSUD Abdul Rifai Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada pukul 16.30 WITA.
Sampai berita ini di terbitkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Babinsa juga terlihat aktif mengamankan lokasi dan membantu mengarahkan warga agar tidak mendekat ke area evakuasi, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung sinergi dengan unsur tiga pilar dan pelayanan kemanusiaan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sebagai garda terdepan TNI AD terus menjadi simbol kepedulian dan pengayoman, terlebih dalam situasi darurat seperti penanganan korban jiwa.









