BERAU,Kodim0902,korem091tniad.com – Untuk untuk mengevaluasi sistem pendistribusian dan penyaluran LPG 3 kg dan mencari solusi untuk mengatasi kelangkaan, Pgs. Pasi Intel Kodim 0902/Berau Lettu Inf Faisol bersama unsur terkait, menghadiri rapat Evaluasi pendistribusian dan penyaluran LPG 3 Kg serta Pengawasan BBM bersubsidi dan dilanjutkan monitoring ke lapangan, bertempat di ruang rapat Sangalaki Lt. 2 Jl. Apt Pranoto Kel. Karang Ambun Kec. Tg Redeb Kab. Berau. Kamis (20/02/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas distribusi dan penyaluran LPG 3 Kg serta BBM bersubsidi serta untuk mengidentifikasi kendala dan permasalahan yang terjadi di lapangan, baik dari sisi pasokan, distribusi, maupun pengawasan.
Rapat dihadiri oleh berbagai pihak terkait antara lain: Plt. Ass II (Rusnan Hefni, ST., MT), Dandim 0902/Bru diwakili Pgs. Pasiintel Kodim 0902/Bru (Lettu Inf Faisol), Kajari Berau diwakili Jaksa Fungsional (M. Agung Prasetyo Hadi, SH), Sales Manager PT. Pertamina Persero (Asri RT), Kabag Tapem Setda Berau (H. Syafri S.Sosm., M.AP.), Kabid Bina Usaha perdagangan (Hotlan silalahi) dan tamu undangan lainnya.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai macam permasalahan terkait pendistribusian dan penyaluran LPG 3 kg. Pembahasan meliputi: identifikasi masalah, penyebab kelangkaan, dan solusi yang dapat diterapkan.
Saat dikonfirmasi oleh awak media Pendim 0902/Bru seusai kegiatan Pgs. Pasi Intel Lettu Inf Faisol, mengungkapkan kelangkaan LPG 3 kg merupakan masalah yang sering terjadi dan berdampak luas pada masyarakat yang menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan LPG 3 kg, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Beliau juga mengatakan rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendistribusian dan penyaluran LPG 3 kg dan mencari solusi untuk mengatasi kelangkaan. Ungkap Pgs. Pasiintel.
“Kegiatan rapat evaluasi dan monitoring lapangan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sehingga dapat ditemukannya solusi yang tepat guna mencegah kelangkaan berulang dan menjamin ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat”, lanjutnya.
Semoga kegiatan ini dapat menjamin ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat dan mencegah kelangkaan berulang. Pungkas Lettu Inf Faisol.




