Samarinda- Keberadaan Satgas TMMD ke 115 Kodim 0901/Smd di kecamatan Palaran sangat berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat, dimana keberadaan TMMD, selain mengerjakan kegiatan fisik, satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan kesehatan.
Dengan mengandeng Badan Pemberdayaan Perempuan dan Kelurga Berencana (BPPKB) Kota Samarinda penyuluhan kesehatan kepada pelajar SMK 11 Palaran kota Samarindaa, Senin (24/10/22).
Zubaedah Datu Amas Jabatan Sub Kor Han Remaja (BPPKB) Kota Samarinda sebagai pemateri mengatakan, dua materi yang disampaikan edukasi yakni tiga resiko berbahaya yg harus di hindari oleh Remaja yakni tidak melakukan seks bebas, tidak menikah muda dan tidak mengkonsumsi narkoba.
Zubaedah Datu Amas memberikan penjelasan Melalui program GenRe ini akan menjadi penekanan untuk menghindari terjadinya pernikahan di usia dini, sebab kita pahami bahwa usia ideal menikah bagi wanita minimal 21 tahun dan laki-laki minimal 25 tahun,” ucapnya.
Program GenRe lebih ditujukan pada program pencegahan pernikahan dini. Karena maraknya pernikahan dini ini juga berdampak pada tingginya angka stunting. Pasangan yang menikah dini belum mempunyai kemampuan yang baik dalam mengasuh anak-anak mereka. Kurangnya nutrisi pada anak akan menyebabkan terjadinya stunting,” jelas ibu Zubaedah Datu Amas.
Tujuan kegiatan ini dalam rangka memberikan pengetahuan dan wawasan pada remaja mengenai pentingnya pendewasaan usia perkawinan dan pentingnya menjauhi narkoba, seks pranikah jadi itu disingkat dengan Triad KRR,” tegasnya.
Pendim 0901/Smd





