Dandim Bersama kapolresta Samarinda Terjun Langsung Pantau Aksi Unras Menolak Kenaikan BBM

Samarinda- Dandim 0901/Smd Letkol Arm Noni Herdian,S.H.,M.M Bersama Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK.,M.H.,M.Si turut memantau Aksi Unjuk Rasa (AUR) dari Cipayung Plus Kaltim dengan agenda Menolak Kenaikan BBM, sebagai Koorlap aksi Sdr. Muhammad idiil yang dilaksanakan di depan kantor Gubernur Kaltim Jln. Gajah Mada Samarinda, Jumat (2/9/22).

Aksi Unjuk Rasa dari Cipayung Plus Kaltim ini sempat diwarnai Keributan dengan petugas pengamanan yang menjaga jalannya unras, massa memaksa berusaha masuk ke dalam kantor Gubernur Kaltim dan melakukan pembakaran sampah di depan pintu gerbang.

Dandim 0901/Smd Letkol Arm Noni Herdian Bersama Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli berusaha menenangkan para peserta aksi Unras agar dapat menyampaikan aksinya dengan cara yang lebih baik.

Dandim mengatakan setiap masyarakat berhak untuk menyampaikan aspirasi termasuk aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim terkait penolakan kenaikan harga BBM, dan kami menghargai sikap-sikap kritis yang disampaikan mahasiswa maupun masyarakat terhadap kebijakan yang diambil pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnya orasi secara bergantian diantaranyan respon pemerintah Kaltim terkait harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan dilakukan dalam waktu dekat dan BBM bersubsidi di duga banyak diselewengkan oleh para  penyalur seperti SPBU bukan untuk konsumsi masyarakat miskin namun justru dijual  kepada industri besar, diperparah dengan 80 % dari  subsidi yang tidak tepat sasaran itu sebagian besar digunakan oleh kalangan menengah keatas.

Ada 12 Bahan pokok yang wajib diawasi pemerintah, yakni beras, jagung, bawang merah, bawang putih, Cabe keriting, cabe rawit, gula pasir, minyak goreng, kedelai, daging sapi, daging ayam, dan Telur ayam. Diharapkan pemerintah melonggarkan subsidi secara terbatas.

 

Pendim 0901/Smd