Dandim 0901/Samarinda Buka Pelatihan Pemberdayagunaan Koramil Model Tahun 2026

Dandim 0901/Samarinda Buka Pelatihan Pemberdayagunaan Koramil Model Tahun 2026

Samarinda – Komandan Kodim (Dandim) 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad S.I.P.,M.M. secara resmi membuka Pelatihan Pemberdayagunaan Koramil Model Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Koramil 0901/05 Samarinda Utara , Senin.(06-07-2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparat komando kewilayahan, khususnya personel Koramil dan Babinsa, agar semakin profesional dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan.

Dalam sambutannya, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad S.I.P .,M.M. menyampaikan bahwa Koramil merupakan ujung tombak satuan teritorial yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial. Ikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal di wilayah tugas masing-masing,” ujarnya.

Pelatihan Pemberdayagunaan Koramil Model Tahun 2026 menghadirkan berbagai materi yang berkaitan dengan pembinaan teritorial, komunikasi sosial, ketahanan wilayah, manajemen teritorial, penanganan permasalahan sosial di masyarakat, serta peningkatan kemampuan Babinsa dalam melaksanakan deteksi dan cegah dini terhadap potensi kerawanan di wilayah.

Selain penyampaian materi di kelas, kegiatan juga diisi dengan diskusi, studi kasus, dan praktik lapangan guna meningkatkan pemahaman serta kemampuan peserta dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Dandim menegaskan bahwa aparat teritorial dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh komponen bangsa, serta menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaannya.