Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025, Kodim 0901/Samarinda dan Pemkot Pastikan Kesiapan Personel dan Materiel
SAMARINDA – KOREM 091/ASN gelar Kegiatan Apel Gelar Kesiapsiagaan dalam rangka Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Kota Samarinda Tahun 2025, bertempat di lapangan parkir GOR Segiri Jl. Kesuma Bangsa Kelurahan Bugis Kota Samarinda. Sabtu (22/11/2025).
Apel kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana alam di wilayah Kota Samarinda Tahun 2025 dipimpinan Walikota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.S.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0901/Samarind Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M
, Kasiren Kasrem 091/ASN, Kolonel Inf Tony Setyo Widodo, Kasipers Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Kusni, S.I.P., Kasilog Kasrem 091/ASN Kolonel Czi Benni Setiawan.S.T..M.Tr (Han), Kasi Ops Kasrem 091/ASN Letkol Inf. Arfan Affandi, Kasiter Kasrem 091/ASN Letkol Inf Aat Supriana

Hadir juga Wakapolresta Samarinda, AKBP Heri Rusyawan, S.I.K., M.H, Danyon Brimob Samarinda, Kompol Edy Musdwiyono, S.Sos, Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, AKS., M.Si, Pasi Intel Korem 091/ASN, Mayor Cpm Fitriyanto, Para Dankabalak Aju Kodam VI/Mlw, Para Danramil dan Pasi Kodim 0901/Smd dan Kasi Ops Pol PP Samarinda, Beny.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi lintas sektor untuk membangun kesiapan bersama menghadapi kemungkinan bencana alam.
Sedangkan Walikota Dr H Andi Harun menegaskan, apel ini adalah wujud nyata komitmen seluruh pihak dalam meningkatkan antisipasi terhadap bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Wilayah Kalimantan Timur memiliki potensi bencana alam yang harus menjadi perhatian serius kita semua, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, banjir, hingga berbagai bencana lain,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan adalah hal yang tidak bisa ditawar.
Apel gelar pasukan ini dinilai strategis untuk memastikan seluruh perlengkapan, personel, dan koordinasi dapat berjalan maksimal ketika situasi darurat terjadi.
.
Dandim 0901/Samarind Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M . menyampaikan bahwa, apel ini menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung yang akan terjun langsung ketika bencana terjadi.
“Kami memastikan bahwa personel dan materiel yang nanti akan dilibatkan itu benar-benar siap. Sewaktu-waktu apabila terjadi bencana, kami sudah siap bergerak,” tegasnya.
, cuaca di wilayah Kota Samarinda sulit diprediksi. Dalam beberapa hari terakhir, siang hari terasa panas terik, namun sore dan malamnya kerap turun hujan deras. Kondisi ini menjadi sinyal akan adanya potensi banjir yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Potensi yang kita antisipasi saat ini adalah banjir. Langkah-langkah sudah kami siapkan untuk mengantisipasinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas instansi, agar semua titik rawan bencana dapat terpantau dan tertangani secara cepat.
“Di sini kami dari Kodim ataupun Pemkot tidak bisa menangani sendiri, tapi semua elemen masyarakat harus saling bekerja sama dan turut ambil bagian dalam penanggulangan bencana,” tegasnya.
Staf I Kodim 0901/Samarinda







